
DOYAN.Online - Bunda pasti kepingin kan mempunyai anak yang bisa mandiri ketika nanti dia dewasa? Sebenarnya sifat kemandirian seorang anak tersebut harus sudah sejak dini dilatih, malahan saat anak kita belum sampai usia 3 tahun. Dengan begitu, kebiasaan yang dibangun sejak kecil ini nantinya akan membuat sang anak bisa mempunyai rasa tanggung jawab penuh terhadap dirinya sendiri. Para dokter malahan sarankan untuk mengajarkan beberapa kebiasaan yang baik pada anak yang berusia 0-3 tahun karena pada masa ini, otak anak paling prima untuk menyerap segala sesuatunya. Tapi gimana ya caranya untuk mendidik anak kita supaya dia bisa mandiri sedari kecil? Yuk langsung aja deh cekidot!
Anak usia 0 – 6 bulan
1. Membuka mulut dan menggigit
Kemampuan paling dasar yang bisa dilakukan oleh anak pada usia ini adalah membuka mulut dan menggigit. Ketika dia menyusu, dia akan belajar untuk menggigit perlahan-lahan. Kemudian pada usia 4 bulan, ketika dia sudah mulai makan makanan lain selain ASI, dia pun akan belajar untuk mengunyah sedikit demi sedikit.
2. Mengambil barang untuk digigit
Biasanya anak pada usia ini akan mengambil segala macam barang untuk dimasukkan ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan anakmu lebih lagi dan berikan dia mainan yang bersih supaya tidak ada kuman berbahaya yang masuk ke dalam tubuhnya.
Menggerakkan sesuatu di dalam mulutnya dengan lidah
Ketika masih menyusu, lidah sang anak tidak banyak bergerak, tapi ketika dia mulai mengunyah makanan, dia pun akan mulai bereksperimen dengan lidahnya sendiri.
Anak usia 6 bulan – 1 tahun
1. Memegang botol susu sendiri
Ajari anakmu untuk memegang botol susunya sendiri ketika dia meminum susu. Hal ini dapat melatih otot tangannya supaya lebih kuat.
2. Meminum air putih dari gelas
Ketika anakmu sudah berusia 10 bulan, kamu boleh mengajarinya untuk minum air putih dari gelas. Kalau dia masih belum mengerti bagaimana caranya memegang gelas, kamu bisa membantunya untuk memegang dan mengarahkannya. Kamu bisa mengajarinya secara perlahan-lahan bagaimana caranya meminum air putih dari gelas.
3. Makan biskuit
Ajari dia untuk memasukkan biskuit ke dalam mulutnya dan mengunyah pelan-pelan.
4. Memegang sendok
Kamu bisa mengajarkannya untuk memegang sendok dan mengaduk makanannya sendiri walaupun dia belum bisa makan dengan sendiri.
5. Melepas baju
Ajarkan dia untuk mengulurkan kaki dan tangannya ketika kamu melepas bajunya.
Anak usia 1 – 2 tahun
1. Minum air putih dari gelas yang diambilnya
Pada usia ini, sang anak sudah mulai punya kekuatan untuk memegang gelas dan minum air putih dari sana dengan sendiri. Jika dia masih teledor dan menjatuhkan air pada bajunya, dia harus mengungkapkannya dengan kata-kata supaya kamu bisa membantunya mengganti bajunya.
2. Melepas kaos kaki
Pada usia ini, sang anak akan mencoba untuk melepas kaos kakinya sendiri, tapi kamu perlu mengajarkannya untuk tidak menariknya ke atas, melainkan menariknya keluar.
3. Mengambil piringnya sendiri untuk makan
Ketika dia lapar, dia harus bisa belajar untuk mengambil piringnya sendiri dan memberikannya pada orangtuanya supaya orangtuanya tahu kalau dia sedang lapar dan ingin makan.
4. Melepas sepatu
Kamu boleh mulai mengajarkannya untuk melepas sepatunya sendiri.
5. Menutup atau membuka resleting
Ketika memakaikan bajunya, kamu boleh mengajarkannya untuk menutup dan membuka resleting bajunya.
6. Membuka pintu
Jika tingginya mencukupi, kamu boleh mengajarkannya bagaimana caranya membuka pintu.
Anak usia 2 – 3 tahun
1. Mengembalikan barang yang sudah dipakai pada tempatnya
Ketika dia bermain dengan mainan atau barang apapun di dalam rumah, ajari dia untuk mengembalikannya pada tempat semula.
2. Menutup kancing baju
Ajarkan dia bagaimana caranya untuk mengancing kancing bajunya sendiri.
3. Mencuci tangan
Kamu boleh mulai mengajarinya cara mencuci tangan yang benar dan bersih, kemudian mengelapnya hingga kering.
4. Memakai dan melepas pakaiannya sendiri
Kamu boleh membantunya untuk memakai dan melepas bajunya sendiri, tapi usahakan supaya dia bisa mulai belajar untuk melakukannya sendiri.
5. Memberitahu kalau ingin ke toilet dengan kata-kata
Terkadang anak kecil tidak begitu ingin berbicara, tapi kamu harus mulai mengajarinya untuk mengungkapkan segala sesuatu yang dia inginkan dengan menggunakan kata-kata seperti misalnya ke toilet.
6. Pergi ke toilet sendiri
Anak usia 3 tahun yang pergi ke toilet sendiri pasti tidak akan serapi orang dewasa. Contohnya anak laki-laki yang kebelet buang air kecil akan langsung membuka celananya dan ke toilet, tapi setelah selesai, dia mungkin tidak akan ingat untuk memakai celananya kembali. Oleh karena itu, kamu masih perlu mengawasinya dengan baik ketika dia pergi ke toilet.
Selain kebiasaan di atas, masih ada 2 kebiasaan yang bisa kamu latih pada anakmu, yuk cekidot!
1. Naik turun tangga
Gerakan ini pastinya harus diawasi oleh orangtua ya! Sebenarnya ketika anak berusia 1 tahun dan mulai belajar berjalan, kamu sudah boleh mengajarinya untuk merangkak di atas tangga secara pelan-pelan. Kemudian pada usia 2 tahun, kamu boleh mengajarinya untuk naik tangga dengan kedua kakinya. Ada kalanya sang anak malas untuk naik tangga dengan kedua kakinya, tapi kamu bisa memberikannya sebuah hadiah kecil jika dia mau melakukannya bersamamu sehingga dia merasa bahwa apa yang dilakukannya ini memiliki sebuah tujuan.
2. Melatih pergerakan jari sang anak
Banyak anak kecil langsung menggunakan kelima jarinya secara bersamaan ketika melakukan sesuatu seperti membalikkan halaman buku. Kamu boleh memberikan remote TV ataupun membiarkannya menekan tombol lift ataupun bel supaya dia bisa melatih pergerakan jarinya satu per satu.
Sebenarnya sebagai orangtua, kamu juga perlu mempersiapkan beberapa hal loh sebelum melatih anakmu, apa saja ya?
1. Tidak takut kotor dan repot
Ada orangtua yang takut anaknya kotor ataupun repot karena harus membersihkan makanan yang jatuh ketika sang anak mencoba untuk makan sendiri sehingga akhirnya tidak pernah membiarkannya untuk mencoba sendiri.
2. Memberikan sang anak kesempatan dan waku
Kamu harus lebih sabar dan memberikan anakmu kesempatan dan waktu lebih untuk mempelajari segala sesuatunya secara perlahan-lahan.
3. Membiarkan sang anak mengerjakannya sendiri
Biarkanlah anakmu mengerjakannya sendiri sehingga dia bisa mempunyai rasa tanggung jawab dan mandiri terhadap apa yang dilakukannya. Kamu boleh tetap mengawasinya, tapi jangan sampai mengekangnya!
Jadi orangtua itu emang bukan perkara yang gampang, tetap semangat ya! Dan jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu yang lain ya!
Advertisement