
Kondisi itu yang dialami Gene.
Dilansir TribunTravel.com dari laman en.goodtimes.my, Gene menderita penyakit stargardt.
Yakni kondisi mata degeneratif yang perlahan-lahan menghapus penglihatannya.
Kondisi itu mulai dia alami ketika memasuki masa remaja.
Dimana, penglihatan Gene mulai kabur dan lama-kelamaan semakin parah.
Gene sangat suka memasak.
Dia sering menghabiskan waktu bersama istri dan anaknya yang baru berusia 1 tahun.
Sayang, dia sama sekali tak mampu melihat wajah kedua orang yang ia sayangi itu.
Tak ingin membuat sang suami berlarut-larut dalam kesedihan.
Istrinya, Joy, melihat sebuah episode dari Rachel Ray Show, dimana seorang wanita dengan penyakit Starganrdt dapat melihat keluarganya dengan menggunakan kacamata.
Usai menyaksikan acara itu, Joy langsung menulis pesan yang berisi permintaan bantuan.

Dia ingin sang suami bisa melihatnya, meski hanya sekali.
Beruntung, program TV tersebut menanggapinya dengan baik.
Mereka membawa Gene dan Joy untuk menjadi bagian dalam acara.
Mereka kemudian meminta Gene untuk mencoba kacamata elektronik yang sudah disiapkan sebelumnya.
"Saya sangat bersemangat. Saya tak berpikir, kata-kata apa yang akan saya ucapkan ketika melihat keluarga saya untuk pertama kali," kata Gene.

Seorang ahli dari e-sight yang membantu mengembangkan teknologi itu menempatkan kacamata ciptaannya pada Gene.
Orang yang pertama kali dilihatnya dengan jelas adalah sang istri yang berlinangan air mata.

Tanpa berpikir panjang Gene berkata, "Dia cantik! Aku bisa melihat seluruh wajahnya sekaligus. Wow! Ini benar-benar menakjubkan".
Tak berhenti di situ, Gene juga dapat melihat wajah-wajah penonton yang datang ke acara tersebut.
Bahkan orang tuanya yang hadir dapat merasakan kebahagiaan yang dirasakan anaknya.
Untuk membantu mengembalikan kebahagian keluarga itu, e-sight menyumbangkan kacamata ciptaannya yang senilai USD 15 ribu setara Rp 195 juta pada Gene dan keluarganya.
Sebuah momen yang mengharukan ya!
Advertisement