
DOYAN.Online - Orang Indonesia kebanyakan sangat suka pedas. Rasanya kurang lengkap jika makan gorengan kalau gak pakai saus, atau makan burger tanpa saus, atau makanan lainnya pun wajib pakai saus. Nah, kebiasaan menyimpan sisa saus yang sudah di makan ke dalam kulkas ini masih sering dilakukan oleh orang Indonesia.
Tidak semua makanan bisa awet di dalam kulkas, beberapa justru malah mengalami perubahan warna dan rasa. Mengapa saus tidak boleh dimasukan ke kulkas?
Saus sudah ada bahan pengawetnya. Saat disimpan di dalam kulkas, saus sambal pasti mengendap. Saus pun akan susah dikeluarkan saat akan dipakai. Pada dasarnya, saus sudah mengandung bahan pengawet alami, yaitu cuka. Beberapa penelitian mengatakan bahwa cuka terbukti menjadi pengawet alami yang digunakan hampir seluruh makanan. Cuka bisa membunuh bakteri E. Coli yang bisa menyebabkan bakteri dan penyakit gangguan pencernaan.
Campuran cuka dan garam sangat efektif membunuh bakteri. Maka dari itu, saus sambal akan dapat bertahan dalam suhu ruang tanpa harus masuk ke dalam kulkas. Cukup cek tanggal kadaluarsanya aja.
Penyimpanan saus sambal di dalam kulkas dirasa kurang efektif, apalagi di dalam botol. Saus yang disimpan di dalam kulkas bisa membuat saus berair. Suhu kulkas yang dingin akan membuat embun di dalam botol dan menggenangi saus. Rasa pedasnya pun akan berkurang.
Nah, jadi alasan itulah mengapa saus tidak boleh disimpan di dalam kulkas. Simpan saja di suhu ruang biasa dan cukup lihat tanggal kadaluarsanya. Jangan lupa share artikel ini ya!
Sumber: tribun
Advertisement