
Dikutip dari laman CNN Indonesia, Who sendiri sebagai badan kesehatan dunia sangat merekomendasikan air zam-zam sebagai air yang baik untuk kesehatan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh laboratorium di Amerika menunjukkan bahwa terdapat 30 elemen pada air zam-zam.
Sejak awal tercipta, sumur ini tidak pernah kering dan terus mengalir meski dikonsumsi jutaan manusia. Namun, tidak banyak yang tahu siapa sebenarnya yang menggali sumur ini.
Menurut sejarahnya, air / sumur zam-zam sendiri bermula dari kisah Nabi Ismail AS yang ketika itu kehausan ditengah gurun pasir, lalu sembari menangis ia menghentakkan kakinya ke tanah.
Saat itu, Ibunda Nabi Ismail (Siti Hajar) berlari-lari kecil dari bukit Safa dan Marwah, untuk mencari jikalau ada sumber air diantara dua bukit tersebut.
7 kali sudah Ibunda Ismail berlari-lari diantara dua bukit itu. Kemudian setelahnya Ibunda Ismail melihat pancaran air diantara kaki Ismail putra tercintanya.
Menurut sumber yg valid dari beberapa hadits yang dirangkum, nyatanya air zam-zam tidak memancar begitu saja, namun terlebih dahulu digali.
Bahkan Ibunda Ismail menyaksikan siapa yang menggali sumber mata air itu (air yang tak pernah mengering hingga kiamat tiba). Lalu siapakah sosok misterius yang menggali air zam-zam? Mari kita menuju bahasan dibawah ini.
Kisah yang beredar selama ini mengatakan jika air Zam-zam memancar dari kaki mungil Ismail yang menggesek-gesekkannya ke tanah. Kemudian muncul lah mata air tersebut ke permukaan.
Tapi berdasarkan hadits Nabi SAW, sumur zam-zam digali oleh seorang Malaikat. Malaikat Allah itulah yang kemudian menggali Zam-zam dengan tumit (sayapnya) hingga terpancarlah air zam-zam ke permukaan.
“Ini adalah kejadian yang mendasari tradisi jemaah haji berjalan antara Safa dan Marwah. Ketika Siti Hajar (r.a.) mencapai bukit Marwa (untuk terakhir kali), ia mendengar sebuah suara, kemudian ia diam dan mendengarkan dengan penuh perhatian.

Ia mendengar suatu itu terus-menerus dan berkata, ‘Wahai (siapapun engkau)! Engkau telah membuatku mendengarkan suaramu; apakah kamu memiliki sesuatu yang dapat membantuku?’
Dan ajaib! Ia melihat satu malaikat di lokasi Zam-Zam, sedang menggali tanah dengan tumitnya (atau sayapnya), hingga airnya memancar dari tempat itu.
Ia lalu membentuk tangannya seperti mangkuk, dan mulai mengisi tempat air minumnya yang terbuat dari kulit dengan air menggunakan tangannya, dan air itu lalu mengalir keluar setelah dia menciduk sebagian di antaranya.” (Hadist Shahih Bukhari)

Ketika itu yang keluar sangatlah banyak, sehingga Ibunda Ismail AS berusaha membendungnya dengan tanah yang ada disekitar tempat itu.
Begitulah, bagaimana kisah para Nabi menjadikan kita semakin kuat iman dan semoga tetap dalam keyakinan yang penuh akan KeagunganNya. Aamiin.
Advertisement